Belajar dari Guru

Published on January 15, 2026

Saya selalu senang belajar dan memperkaya sudut pandang dari para guru hebat.


“Mas, bukannya fokusmu di Executive atau Corporate Learning? Ngapain sibuk ngobrol soal pendidikan dengan guru dan pendidik yang fokus di sekolah/kampus?”


Justru karena saya fokus di Executive Learning, saya merasa penting untuk lebih banyak belajar dari para guru.

Karena teman-teman yang hari ini ada di dunia korporasi adalah hasil dari proses panjang yang dibentuk oleh para pendidik di sekolah dan kampus.

Semakin saya memahami tantangan yang guru hadapi, semakin saya mengerti bagaimana membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di level eksekutif nanti.

Di sisi lain, lewat banyak belajar banyak ngobrol dengan para guru, mungkin saya juga bisa berbagi sudut pandang baru — bagaimana sekolah dan kampus bisa menyiapkan proses belajar yang lebih relevan dengan dunia kerja dan kepemimpinan masa depan.

Itu juga salah satu alasan yang mendorong kami mendirikan Ludenara.org - sebagai ruang untuk menjembatani praktik pendidikan dengan semangat game-based learning dan pembelajaran yang bermakna.


Pada akhirnya, ketika kualitas pendidikan di sekolah/kampus meningkat, kualitas sumber daya manusia di dunia korporasi kita pun ikut terangkat.

Dan ketika SDM kita tumbuh, pembelajaran di level eksekutif akan jadi semakin bermakna dan berdampak.


Lebih dari apa pun, saya percaya:

'The most important executive in the world is a teacher.'

Karena merekalah yang menyiapkan para pemimpin masa depan. Itu sebabnya, bagi saya yang berkecimpung di dunia corporate learning, belajar dari guru bukan pilihan — tapi keharusan.


Menurut temen-temen bagaimana, pentingkah untuk kita bisa lebih sering diskusi dan kolaborasi dengan para guru?

---


Terima kasih kesempatan belajar yang diberikan (intagram) @salamfestival.id